Wednesday, 15 June 2016
BAHAGIA ITU SEDERHANA
Bahagia Itu Sederhana
12-06-2016, 22.14
Bahagia itu sederhana, bahagia itu mudah, akan tetapi banyak orang yang mati bunuh diri dan banyak orang yang menjadi gila dan stress karena tidak bahagia dalam kehidupannya. Banyak orang bertanya, bagaimana cara untuk bahagia? Andaikata kabahagiaan dapat kita beli dan ditukarkan dengan uang, maka tidak akan ada lagi orang kaya yang tidak bahagia dalam hidupnya. Dan jika sebuah kebahagiaan selalu kita ukur dengan nominal uang, maka berapa banyak orang yang tidak dapat hidup bahagia di dunia ini karena tidak memiliki uang. Jadi jika kita bicara mengenai kebahagiaan, tidak tepat rasanya jika kita selalu kait-kaitkan antara kebahagiaan dengan finansial. Karena bukan hanya orang kaya yang berhak mendapatkan sebuah kebahagiaan.
Bahagia itu sederhana, jangan mempersempit makna kebahaagiaan. Bahagia itu mudah, maka jangan persulit kebahagiaan itu sendiri. Buang jauh-jauh dalam pikiran kita yang masih menganggap uang adalah sumber dari segala sumber kebahagiaan. Buang jauh-jauh di dalam kamus kita bahwa hanya orang-orang kaya dan orang yang mempunyai harta berlimpah saja yang berhak bahagia. Uang membuat kita bahagia, itu sewajarnya kita sebagai manusia akan tetapi perlu kita ingat bahwa uang tidak dapat mengukur kebahagiaan seseorang.
Untuk menuju kebahagiaan adalah bukan sesuatu hal yang sulit, bahkan menganggap kebahagiaan hanya sebuah mimpi adalah hal yang bodoh. Mengapa demikian? Karena kita sudah tersugesti bahwa orang yang bahagia ialah mereka yang memiliki gedung bertingkat, mengendarai mobil mewah, makan enak, atau mereka yang mempunyai uang bertumpuk. Bahagia tidaklah serumit pikiran kita, bahagia itu mudah dan siapa saja berhak untuk mendapatkannya.
Dengan kita tersenyum, maka kita akan bahagia. Jika ingin bahagia maka tersenyumlah, dengan kita tersenyum maka kita akan bahagia. Selain itu, dengan kita merasa bersyukur kepada Tuhan atas nikmat yang Tuhan berikan kepada kita, maka kita akan bahagia. Orang kaya raya sekalipun yang memiliki harta berlimpah, jika ia tidak memiliki rasa syukur dalam hatinya atas segala nikmat Tuhan maka hatinya tidak akan pernah tenang dan selalu dalam kekhawatiran dalam hidupnya. Akan tetapi banyak orang yang memiliki kebahagiaan dalam hidupnya walau dalam hidupnya penuh dengan keterbatasan.
Perlu kita ingat, jika ingin kebahagiaan dalam hidup, maka permudahlah kebahagiaan kita, sederhanakan kebahagiaan kita. Karena orang yang sederhana dalam kebahagiaan maka akan lebih mudah mendapatkan kebahagiaan. Jangan memasang target yang terlalu tinggi dalam meraih kebahagiaan, misalnya kita akan bahagia ketika kita memiliki uang bertumpuk, dan kita akan tersenyum ketika kita tinggal di hotel bintang lima. Lebih sederhanakan kebahagiaan kita, misalnya kita sudah sangat bahagia ketika hari ini masih Tuhan berikan nafas, kita akan bahagia ketika hari ini masih bisa makan, dan kita sudah cukup bahagia bisa berkumpul bersama keluarga.
Jika ukuran kebahagiaan semua orang adalah sederhana, maka tak perlu kita terlalu stress dalam menjalani kehidupan ini. Dan mungkin, tidak akan ada lagi orang yang harus mati gantung diri karena tidak mendapatkan kebahagiaan. Dapat disimpulkan bahwa kebahagiaan itu akan mudah kita dapatkan jika kita menyederhanakan kebahagiaan kita. Bahagia bukan urusan uang, karena kebahagiaan bukan bicara soal uang. Kebahagiaan bukan soal ras, suku, dan warna kulit, karena semua orang memiliki hak untuk bahagia. Kebahagiaan bukan masalah tahta, jabatan maupun kekuasaan, karena justru banyak orang terjebak dalam nikmat-nikmat Tuhan sehingga merasa betapa mahalnya kebahagiaan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment